Di Bawah Kendali Siapa?

Siapa yang berkuasa atas dirimu? Siapa yang mengendalikanmu? Siapa yang kamu takutkan? Salah satu yang mengatakan melompat dan Anda segera bertanya seberapa tinggi?

Saya menduga beberapa pria akan dengan lembut mengatakan bahwa satu orang adalah istri mereka.

Tidak, itu hanya lelucon!

Tanpa disadari, banyak dari kita berada dalam kekuatan sesuatu. Sebagai contoh: Tanpa disadari, gaya hidup kita sering mengendalikan kita. Kami telah memilih untuk hidup sesuai dengan gaya hidup tertentu dan mempertahankan gaya hidup itu mengambil banyak kerja keras di pihak saya.

Ada yang harus bekerja ekstra, bahkan ada yang harus bekerja akhir pekan hanya untuk mendapatkan cukup uang untuk mempertahankan gaya hidup itu. Sekarang kita tidak bisa lagi melakukan apa yang kita mau. Saya tidak dapat begitu saja memutuskan untuk pergi pada akhir pekan, karena pada saat itu akan ada terlalu sedikit uang pada akhir bulan untuk membayar semua tagihan.

Gaya hidup pilihan kami dengan biaya tinggi mengendalikan kami. Kami tidak lagi di bawah kendali kami sendiri. Sesuatu yang lain menentukan apa waktu yang kita habiskan.

Gaya hidup dapat digantikan oleh banyak hal lain: reputasi, pekerjaan, uang, kemewahan, impian, keinginan dan bahkan kebahagiaan (apakah Anda memiliki lebih banyak untuk ditambahkan?). Di satu sisi, hal-hal ini dapat membuat Anda merasa bahwa Anda tidak lagi bebas untuk membuat pilihan Anda sendiri.

Beberapa teman saya mengambil cuti panjang satu tahun, meninggalkan pekerjaan dan tur bersama keluarga mereka sepanjang tahun. Mereka menyadari bahwa hal-hal lain lebih penting.

Segera saya dapat mendengar Anda setuju dengan saya: Itu jika Anda mampu melakukannya! Cuti panjang itu. Tapi bukankah reaksi seperti itu menunjukkan bahwa kita di bawah kendali satu atau kekuatan lain, dalam hal ini uang?

Mungkin sudah waktunya untuk duduk dan merenungkan hidup Anda sedikit. Lihatlah apa yang mengendalikan Anda. Temukan hal-hal yang berkuasa atas Anda, di mana Anda tidak punya banyak pilihan. Tanyakan pada diri sendiri apakah layak untuk terus seperti ini.

13 … Dia mengatur kita di kerajaan Anak yang sangat dia cintai …

Hanya Yesus yang harus berkuasa atas kita. Ia harus bisa memberi tahu kita apa yang harus dilakukan dan hal-hal itu adalah satu-satunya hal yang kita miliki harus melakukan. Dan ini bukan kekuatan seperti memerintah Anda di sekitar. Tidak, Yesus ingin mengendalikan kita dalam cinta. Yesus adalah cinta melalui dan melalui. Dalam kasih, Dia mati bagi kita di kayu salib. Jatuh cinta Dia hanya menginginkan yang terbaik bagi kita. Dalam cinta Dia ingin memimpin kita untuk hidup di bumi, untuk kebaikan kita sendiri.

Yesus harus menjadi kepala dari semua kehidupan kita. Ketika saya membuat keputusan, pertama-tama saya harus pergi kepada Yesus untuk dipimpin oleh-Nya dalam kasih. Saya berharap saya bisa mendapatkan hak ini lebih sering, karena kemudian rasa sakit dan sakit yang saya sebabkan akan hilang seperti kabut sebelum matahari terbit.

Kitab Suci

Kolose 1: 12-14

Refleksi

Siapa yang mengendalikanmu?

Apakah Yesus ada di suatu tempat dalam gambar?

Apa yang harus Anda lakukan untuk mentransfer kontrol kepada Yesus?

Doa

Tuhan, tanpa sadar, kami dikendalikan oleh sesuatu atau orang lain. Dunia di luar sana memaksakannya pada kita. Tolong bantu kami untuk mendapatkan keseimbangan. Kami harus hidup di bawah kendali Anda. Tolong bantu kami untuk melakukan ini, karena itu pasti akan lebih baik dengan kita semua. Amin.